REVIEW JURNAL TERKAIT E – COMMERCE

29 05 2009

E-commerce dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama: B2B, B2C, C2B, dan C2C. Dalam B2B (Business-to-Business), perusahaan-perusahaan melakukan bisnis dengan satu sama lain seperti produsen dan distributor menjual ke grosir menjual ke pengecer. Harga didasarkan pada cakupan dan mengurutkan seringkali fleksibel. Menurut sebuah laporan dari E&Y Consulting, perkembangan kedua jenis e – commerce ini dapat dilihat bahwa perkembangan Business to Business lebih pesat daripada Business to Consumer. Itulah sebabnya banyak orang mulai bergerak di bidang Business-to-business. Dalam B2C (retail) pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan “electronic shopping mall” atau menggunakan konsep “portal”. Yang ketiga adalah jenis C2B (Konsumen-ke-Bisnis), dimana perusahaan melakukan riset pasar dengan menetapkan anggaran online serta menganalisis konsumen dan persyaratan tawaran tentang transaksi tertentu. Aspek lain dari e-commerce adalah C2C (Consumer-to-Consumer). Untuk ini, ada banyak situs yang menawarkan free classifieds, pelelangan, dan forum di mana individu dapat memperoleh dan menjual berkat sistem pembayaran online. Loyalitas pelanggan pada suatu online vendor didasari oleh beberapa aspek yang sama dengan loyalitas pelanggan pada pasar non-internet, yaitu kualitas dari pelayanan dan kepercayaan dari pelanggan. Loyalitas konsumen menjadi suatu area dari ketertarikan utama suatu perusahaan. Perkembangan yang secra cepat dari teknologi dan internet telah menmbagi arah perusahaan untuk mendapatkan e-loyalty. Hal ini dipercaya menimbulkan dampak langsung pada penghasilan dan keuntungan perusahaan. E-loyalty adalah sikap menyukai dari konsumen terhadap e-retailer yang mengakibatkan perlaku pembelian berulang. Akhirnya diketahui bahwa faktor customize, interaktivitas kontak, pengelolaan, kepedulian, komunitas, pilihan, dan karakter dalam suatu website e-commerce, berhubungan positif dengan e-loyalty. Adapun e-loyalty berhubungan negative dengan pencarian alternative oleh konsumen, dan berhubungan positif dengan word of mouth yang positif dan kesediaan untuk membayar lebih. Apabila dihubungkan dengan penelitian sebelumnya tentang reputasi, maka dapat disimpulkan bahwa reputasi memang mempengaruhi kepercayaan konsumen, namun belum cukup untuk membangun sebuah loyalitas konsumen. Saat ini, pengecer cukup maju dalam melayani pesanan pelanggan ke produsen atau distributor yang memenuhi pesanan secara langsung kepada pelanggan dan membayar harga yang telah ditentukan oleh pengecer. Drop shipping digunakan online oleh pengecer tradisional maupun pengecer di situs sebagai strategi pemenuhan pesanan.Untuk pengecer, keuntungan dari drop shipping adalah mengurangi biaya yang meliputi peningkatan biaya per-unit, bagi pesanan pengiriman ketika pelanggan melibatkan produk dari berbagai produsen. Pada model pertama, unit yang singkat dipesan ulang, sedangkan pada model yang kedua merupakan penjualan yang menyediakan hasil eksponen untuk kebutuhan dan distribusi.

DAFTAR PUSTAKA

HTTP://WWW.EARTICLESONLINE.COM/ID/ARTICLE/E-STANDS-FOR-E-COMMERCE/558615

http://mayahijau.multiply.com/journal/item/1/Jurnal_E-Commerce

Gefen, David (2002), Customer Loyalty in E-Commerce, Journal of the Association for Information Systems Volume 3d 2002, p. 2 P51
Jim Pascoe. Smart Computing in Plain English. Lincoln: Jun 2009. Vol. 20, Iss. 6; pg. 39
Srini S.Srinivasan ,Rolph Anderson ,Kishore Ponnavolu (2002), Customer loyalty in e- commerce: an exploration of its antecedents and consequences, Journal of Retailing 78 2002, p41–50





target armor gundam

15 05 2009




Komentar tentang Website

1 05 2009

1.fastncheap.com
Tampilan cukup bagus. Loading page yang cepat. List dari produk tersusun rapi dan diklasifikasikan dengan baik. dan mudah untuk dicari.terdapat fasilitas forum untuk mengukur kinerja website.harga barang selalu up date (berganti setiap hari). Tersedia tata cara pembayaran yang mudah dimengerti oleh konsumen dan cara pembayaran yang variatif.
2.bhineka.com
Loading page agak lambat. Dikarenakan banyaknya jenis barang dan grafis yang cukup berat. Tetapi secara tampilan sangat bagus. Dan lik yang disediakan cukup membantu. Harga bisa dinegosiasikan. Tetapi banderol harga yang ditawarkan relatif mahal (bila dibandingkan dengan yang lain, misalnya fastncheap.) tata cara pembayaran cukup mudah.dan disertakan call center.terdapat alamat toko sehingga konsumen lebih percaya.
3.amazon.com
Tampilan cukup simpel dan loading page cukup cepat.terdapat klasifikasi produk yang mudah dimengerti. Link-link yang tersedia cukup banyak dan membantu.disertakan pula informasi tentang penjual dan rating.metode pembayaran cukup rumit (khususnya bagi orang indonesia karena menggunakan creditcard atau metode payPAL.
4.mizan.com
Sebuah situs unik yang mengumpulkan berbagai informasi tentang buku. Mizan membentuk Mizan Publika sebagai perusahaan induk (holding company) . unit bisnis ini meliputi penerbitan, distribusi, penjualan, galeri buku online. Dalm web ini disertakan searchengine yang memudahkan kita dalam mencari produk.dan link-link yang cukup membantu.tetapi sanyang tampilannya terkesan biasa-biasa saja
5.barnes and noble.com
Hampir mirip dengan amazon.com dan e-bay.com.namun sebagian besar produk yang dijual adalah buku, mainan, dvd,dvd musik.sebuah web yng cukup menarik. Namun loading agenya cukup lama. Akan sangat terasa bila menggunakan koneksi dial-up.link yang disediakan cukup banyak. Tapi berefek pada lamanya loading page.





TUGAS UTS

1 05 2009

1.Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management?
Pemakaian internet cukup membantu dalam supply chain management. Pengelolaan arus barang bisa dilakukan dari satu tempat tertentu. Bwgitu juga dengan memuaskan konsumen, barang dapat dicari dengan internet ke berbagai supplier. Pada model tradisional, terdapat beberapa alur yang harus dilalui agar barang dapat diterima sampai ditangan konsumen. Dalam traditional marketplace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location based). Dengan kata lain, model bisnis yang berlaku adalah geographic business model.E-commerce dapat mempersingkat supply chain. Hal ini disebabkan karena penjual atau produsen dapat langsung berinteraksi dengan pembelinya dari seluruh belahan dunia, sehingga bisa memangkas saluran distribusi dan menekan harga suatu produk.

2.Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan!
E-commerce memungkinkan pengiriman produk berlangsung secara cepat dan real-time. Hal ini juga dapat mempersingkat siklus waktu karena tidak perlu adanya pertemuan langsung serta transaksi antara penjual dan pembeli dapat dilakukan sekarang juga walaupun terpisah benua.
Karyawan bisa mendapat pelanggan secara online tanpa mendatangi mereka lokasi tertentu. Tindakan ini dapat meningkatkan jumlah konsumen yang bisa didapat secara singkat. Sehingga hal ini pasti dapat meningkatkan kinerja karyawan.
E-commerce juga memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan. Pelanggan akan semakin mudah mendapat barang yang akan dibeli. Intinya dengan sekali klik tombol perintah pembelian maka pembeli sudah mendapat barang yang diminta hingga mendapatkannya langsung.

3.Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!
Marketplace merupakan lingkungan yang sebenarnya dari konsumen, yaitu ’dunia riil’ dimana produk dan jasa disediakan dan dikonsumsi. Keunggulannya adalah, konsumen dapat langsung melihat dan memilah barang atau jasa yang ingin mereka beli. Umumnya konsumen juga dapat langsung membawa pulang produk yang mereka inginkan. Interaksi langsung dari muka ke muka, yang bisa mendekatkan konsumen dan penjual, juga dapat dilakukan. Kelemahannya adalah bila konsumen dan marketplace berjauhan, maka transakasi akan sangat sulit dilakukan karena konsumen harus mendatangi tempat tersebut.
Marketshare adalah integrasi dari marketplace dengan teknologi internet. Dengan marketspace, pasar tidak lagi terbatas karena geografi dan lokasi. Banyak bentuk yang diadaptasi oleh pebisnis dalam memasuki marketspace. Mereka bisa menggunakan website, blog, atauppun bentuk-bentuk lainnya. Keunggulannya adalah, konsumen tidak terbatas hanya dari lokasi sekitar penjual namun bisa seluruh dunia. Marketshare juga memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin mencari suatu produk atau jasa dalam waktu yang relatif singkat. Kelemahannya adlah sistem keamanan internet yang belum memadai, serta kepercayaan dari para konsumen terhadap transaksi lewat internet yang belum setinggi kepercayaan mereka terhadap bisnis konvensional.

4.Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?
Untuk kamera digital jenis sony cybershot DSC H10
Shopping.com, $179-244
Mysimon.com, $211-370
Bottomdollar.com, $202
Bizrate.com, $150
Pricescan.com.$178
Harga terbaik ada di situs bizrate.com.Shopping.com mengandalkan layout, sedangkan informasi terbaik didapat dari situs bizrate.com

5.Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce!
Trust dari konsumen terhadap e-commerce secara mayoritas bergantung dari keamanan yang ditawarkan.. Kepuasan konsumen pada e-commerce berdasar pada konsistensi penjual dan pembeli. Spesifikasi yang ditawarkan sesuai gambar dan tak ada ketidaksesuaian. Masalah terakhir adalah packaging yang biasanya merusak spesifikasi. Loyalitas konsumen e-commerce biasanya diperoleh setelah mendapat spesifikasi yang ditawarkan dalam suatu situs e-commerce saat proses pembelian. Sekali puas maka konsumen akan loyal kepada satu situs tersebut.

6.Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce!
Segmentasi dalam E-commerce adalah kemampuan melihat data menggunakan filter, contohnya pembeli pertama kali vs pembeli yang kembali. Program analisa yang bagus bahkan memungkinkan pengusaha untuk melakukan segmentasi yang lebih mendalam, contohnya pembeli pertama yang membeli dengan pay-per-click, pembeli yang menggunakan beberapa keyword tertentu, dan lain-lain.

7.Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.
www.asiatrade.com
asiatrade.com adalah sebuah situs perjalanan liburan di wilayah negara Asia saja dan negara Amerika, Eropa, serta Australia. Situs tersebut tentu terdengar menarik. Tampilan awal situs yang bersifat sederhana. Iklan yang mendukung situs seperti berupa hotel atau yang lain kurang banyak. Situs ini tidak menampilkan kelebihan apa yang dimilikinya, ataupun perjalanan yang sering dilakukan oleh konsumen yang telah menggunakan jasa situs ini.
www.alibaba.com
alibaba.com adalah sebuah situs yang termasuk di dalam B2B, dimana item yang dijual tidak hanya satu jenis produk saja namun berbagai macam produk ditawarkan di situs ini. Produk-produk tersebut ditawarkan berdasarkan kategorinya dan terletak di halaman depan sebelah kiri situs.. Situs yang dibuat oleh negara China ini juga menampilkan partner yang mengadakan transaksi jual beli dalam jumlah besar. Dalam masalah pembayaran, alibaba.com mengajak kerja sama dengan Frima France dan CIETAC South Asia. Selain itu dari kategori produk-produk yang ditawarkan, terlihat bahwa sasaran dari alibaba.com adalah untuk konsumen dengan tingkatan lebih tinggi.
www.ecrobot.com
ecrobot.com ialah situs yang menawarkan berbagai macam sparepart yang berkaitan dengan robot. Layout yang cukup menarik dan interaktif. Fitur catalog lengkap dan unik dan informasinya sangat jelas. Gambar produk juga cukup baik dan jelas. Disini juga terdapat forum yang bisa memberikan kleluasan pelanggan dalam bertuar info secara interaktif dengan pelanggan lain.





e – mall

20 03 2009

Saat setiap orang mendengar kata mall pastilah ada suatu mindset tersendiri yang langsung mengacu pada suatu maksud tersendiri yaitu tempat perbelanjaan yang cukup bervariasi, tertata, dan sangan kompetitif harganya. terlebih lagi dalam kaitannya dengan perkembangan bisnis e – commerce yang segalanya jadi semakin masuk akal dengan munculnya tambahan deskripsi singkat yaitu kemudahan. Makna dari kemudahan sangat terasa dan bisa membuat orang lebih nyaman berbelanja karena bisa santai di rumah atau suatu tempat dengan sekali klik tidak perlu pergi ke toko yang dituju. Kita tidak perlu jalan kaki yang terlalu memberatkan dan ditambah lagi dengan barang belanjaan yang misalnya terlalu banyak yang nantinya juga pasti membuat kita malas dan kurang berselera sehingga kenikmatan belanja semakin hilang.

Electronic shopping mall atau lebih umum disebut e – mall merupakan sekelompok toko elektronik bebas yang saling berbagi lingkungan pemasaran elektronik seperti server, piranti lunak, dan sistem pembayaran. Dalam perkembangannya sendiri, e – mall dapat dikategorikan menjadi dua jenis yaitu general dan spesific. Perbedaan keduanya sangat mencolok dan mudah dikenali terutama dari jenis pedagang yang ada dalam situs pengelolanya. Dalam e – mall general terlihat jelas adanya ragam dan variasi mengenai barang yang akan dijual. Perbedaan dengan yang spesifik, yaitu pada jenis barang dagangannya yang homogen dan benar – benar tidak dimungkinkan adanya suatu barang baru lagi yang masuk.

Contoh e – mall general bisa dilihat pada situs www.amazon.com karena situs ini benar – benar menunjukkan keragaman barang dan adanya katalog yang sudah ditata sedemikian rupa. Berbeda lagi dengan tampilan situs dari e – mall spesifik misalnya www.mobillaku.com. Situs ini menunjukkan segala hal yang berkaitan dengan usaha jual beli mobil apapun merknya dan dikhususkan untuk mobil baru dan bekas. Semua katalog yang disediakan hanya diarahkan untuk memudahkan pembelian mobil dengan ragam mer dan kisaran harga yang diinginkan.

Situs yang sangat terkenal seperti www.amazon.com sangat menyenagkan sekali untuk dilihat dan penataannya sangat rapi dan terstruktur. Penempatan headline news sangat variatif dsan inovatif seolah memancing tiap pelanggan mudah tertarik. Harganya juga kompetitif dan tidak jarang ada yang pernah melihat harga yang ditawarkan di bawah harga pasar. Kemudahan pembelian juga nampak jelas seperti adanya shopping cart dan search engine. Pembelian juga masih dalam taraf standard dan kita tetap mengandalkan biaya ongkos kirim untuk tiap transaksi yang dilakukan.

Situs e – mall yang spesifik nampak jelas pada situs lokal Indonesia yaitu www.mobillaku.com. Untuk penataan tampilan kurang bisa menjual dan sisi menarik juga kurang bisa dirasakan. Penampilan terlalu sederhana merupakan salah satu bentuk yang perlu dikritisi untuk tampilan situs buatan Indonjesia. Mereka hanya berpedoman yang penting laku. Pembelian juga kurang jelas dan tetap saja harus melalui alamat kantor majalah. Seharusnya ada kemudahan tersendiri.








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.